CARA TANAM PADI ORGANIK PT HCS

CARA TANAM PADI ORGANIK PT HCS

CARA TANAM PADI ORGANIK PT HCS

Pertanian Organik Modern pola HCS, sangat bermanfaat sekali untuk mengembalikan kesuburan tanah yang sudah puluhan tahun menggunakan pupuk kimia.

Jika Anda ingin benar-benar SUKSES BERTANI ORGANIK, tentunya harus dimulai dari awal hingga perawatan. Berikut panduan lengkap cara Pertanian Organik Modern pola HCS.

1. Cara pemilihan Benih Padi Organik Pola HCS :
Karena benih merupakan factor penentu kunci keberhasilan yang paling utama dalam bertani padi organik maka pemilihan benih harus dilakukan dengan cermat, tepat, cepat dan mudah agar mengasilkan benih yang bermutu tinggi.

Berikut adalah tahapan cara memilih benih padi organik pola HCS :
• Benih Padi sebaiknya menggunakan F1, berikut cara dapatkan benih F1
• Siapkan ember dan masukan air sebanyak ±8 liter
• Tenggelamkan telur bebek/ayam kedalam ember yang berisi air tersebut
• Tambahkan garam dapur sedikit demi sedikit sambil diaduk tapi jangan sampai telurnya pecah sampai telur tersebut mengambang di permukaan (jika telur sudah mengambang ambilah telur tersebut karena telur tadi sebagai alat tes).
• Kemudian masukan benih padi kedalam ember berlarutan garam
• Buang benih padi yang mengambang karena tidak bisa digunakan sebagai benih yang baik.
• Ambilah benih padi yang tenggelam karena benih ini yang siap untuk ditanam.
• Bersikan benih yang tenggelam dengan air sampai tidak terasa asin karena habis direndam dilarutan garam dan tutaskan airnya.
• Kemudian rendam dengan larutan PHEFOC dengan (perbandingan 1 tutup Phefoc : 5 liter air) selama 15 menit dan keringkan.
• Setelah itu rendam kembali kedalam larutan SOT (perbandingan 5 tutup SOT: 5 liter air) selama 24 jam
• Tiriskan/peramkan benih padi selama sehari semalam diatas koran atau daun dengan tujuan agar benih tumbuh dengan sempuna dan seragam karena benih yang baik untuk disemai adalah ketika benih sudah terdapat bintik-bintik pada lembaga/embrio dan belum tumbuh akar.

Catatan:
Dengan cara ini kita dapat menghemat benih yang hendak ditanam yaitu sekitar 7-10 kg/hektar dibanding dengan cara konvensional yang memerlukan benih sekitar 15-20 kg/hektar.

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.