Teknik Pemijatan Akupresur

Teknik Pemijatan Akupresur
  1. Pada titik meridian

Setelah terapis mendiagnosa penyebab penyakit dan menggolongkan syndrome menjadi delapan diagnose kemudian baru dapat ditentukan arah pemijatan yang akan dilakukan. Arah pemijatan disesuaikan dengan sifat penyakit yang diderita. Sifat kelebihan energy seperti yang, she, panas, luar maka pemijatan pada titik akupunktur yang dilakukan adalah berlawanan jarum jam sebanyak 60 putaran (atau gerakannya berlawanan dengan arah meridiannya)  berfungsi untuk melemahkan energy (sedate). sedangkan, sifat kekurangan energy seperti yin, xu, dingin, dalam maka pemijatan yang dilakukan adalah searah jarum jam sebanyak 30 putaran (atau gerakannya searah dengan arah meridiannya) berfungsi untuk menguatkan energy.

  1. Pada titik saraf

Dapat menggunakan alat bantu berupa tongkat kecil berkepala bulat halus atau dengan jari tangan. Tekan perlahan hingga ada sensasi panas atau seperti tertusuk jarum (sesuaikan kemampuan pasien) selama 6 s/d 12 detik (estimasi tekanan 0.5 s/d 2 Kg), posisi tongkat tegak lurus bisa di putar-putar majukan mundurkan. Pasien harus berusaha melemas atau mengendorkan seluruh tubuh, dapat duduk atau berbaringlah dengan santai. Untuk mendapatkan hasil maksimal, lakukanlah terapi secara teratur diawali dari setiap hari, kemudian dua atau tiga kali dalam seminggu, jika sudah membaik bisa dilakukan dua minggu atau sebulan sekali.

  1. Kekuatan tekanan

Dalam pemijatan, sebaiknya jangan terlalu keras dan membuat pasien kesakitan. Pemijatan yang benar harus dapat menciptakan sensasi rasa (nyaman, pegal, panas, gatal, perih, kesemutan, dan lain sebagainya). Apabila sensasi rasa dapat tercapai maka di samping sirkulasi chi (energy) dan xue (darah) lancar, juga dapat merangsang keluarnya hormone endomofrin (hormone sejenis morfin yang dihasilkan dari dalam tubuh untuk memberikan rasa tenang).

  1. Cara kerja akupresur

Sasaran Akupresur adalah merangsang kemampuan tubuh dalam menyembuhkan diri sendiri. Sang terapis akan menekan berbagai titik pada tubuh untuk merangsang energi dari tubuh sendiri. Rangsangan tersebut menyingkirkan sumbatan energi dan rasa lelah.

Jika salah satu dari jalurnya terhambat/tersumbat, maka perlu dilakukan tekanan yang tepat menggunakan jari untuk mengendurkan ketegangan otot, membuat sirkulasi darah lancar, dan menstimulasi atau menyeimbangkan aliran energi. Ketika semua jalur energi terbuka dan aliran energi tidak lagi terhalang oleh ketegangan otot atau hambatan yang lain, maka energi tubuh akan menjadi seimbang. Keseimbangan membawa kesehatan yang baik dan perasaan nyaman.

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply